5 Peluang Bisnis Online Modal Kecil yang Bisa Dikerjakan dari Rumah

Peluang Bisnis Online – Siapa sih yang tidak ingin hidup berkecukupan terutama ekonominya? Ya, saya yakin semua orang ingin hidup berkecukupan.

Banyak orang tua yang berkata kepada anak-anaknya “sekolah yang rajin ya nak, biar besok bisa kerja dan penghasilan banyak”. Nah, kata-kata itu sering kita dengar bukan? Sebenarnya itu sugesti yang baik, tetapi juga bisa berakibat buruk.

Mengapa? Karena dalam kata-kata itu bisa “kerja”, kata kerja memang identik dengan bekerja di perusahaan. Meskipun kata kerja bisa juga berarti membuka usaha. Tapi, coba deh kalau dari kecil kita sudah tertanam “Sekolah yang rajin ya, biar bisa mbuka usaha dan banyak mempekerjakan orang lain”.

Sekarang ini mencari pekerjaan semakin sulit, kualifikasi perusahaan dalam menerima pekerjanya semakin ketat. Ditambah lagi dengan semakin tingginya tingkat pengangguran membuat persaingan pelamar kerja semakin ketat.

Hal ini diperparah dengan semakin tingginya kebutuhan hidup, dan semakin seringnya demo yang dilakukan para buruh yang menuntut “hak” mereka.

Kalau sudah begini siapa yang salah? Tidak ada yang salah! Yang salah karena kita tidak mau berusaha saja. Sebenarnya jika kita bisa melihat pelulang ada buanyak sekali peluang-peluang yang dapat kita ambil dan jadikan usaha.

Salah satu trend bisnis yang populer sekarang ini adalah trend membuka bisnis online. Di Indonesia sendiri internet sudah ada sejak tahun 90an, dan sangat booming mulai tahun 2000an. Dan sekarang? Internet sudah seperti kebutuhan primer ke empat setelah sandang, pangan, dan papan.

Jika kita cermat, bukankah ini sangat membuka peluang untuk kita membuka usaha? Dan jika kita mau berusaha hasil yang dicapai di bisnis online ini tidak kalah dengan hasil jika kita membuka usaha offline.

Lalu apa saja peluang usaha online itu? Dalam artikel ini saya ingin membahas kurang lebih 44 peluang usaha online yang dapat kita mulai. Artikel ini bisa dikatakan tambahan dari yang pernah diulas oleh blog panduanim.com.

Peluang Usaha Online yang Bisa Anda Mulai Sekarang Juga

Sebenarnya artikel ini pembahasan lebih lengkap dari artikel sebelumnya yaitu 8 model bisnis online tanpa modal. Dalam artikel itu hanya membahas jenis-jenis bisnis online secara umum saja belum spesifik. Nah, dalam artikel ini saya ingin membahasanya secara spesifik.

Sebelum lanjut ke pembahasan berikutnya, saya sarankan kamu telah membaca artikel saya tentang modal penting bisnis online. Jika sudah memahami modal-modal yang wajib dipenuhi maka silahkan lanjut ke 50 peluang usaha online berikut ini :

  1. Buat Web Toko Online / Online Shop

Cara yang paling lazim adalah kita membuat toko online atau onlineshop. Tidak sedikit orang yang sukses membuat toko online sendiri. Bagaimana cara membuat web toko online?

Sebetulnya caranya itu gampang, kita tidak usah membuat toko online dengan beragam fitur seperti toko online-toko online besar seperti lazada, blibli, dll.

Kita cukup membuat website yang menyediakan informasi seputar produk kita. Satu halamanpun sudah cukup jika barang yang kita jual Cuma satu saja. Tidak usah membuat fitur seperti shopping cart, live chat, dll. Cukup satu buah artikel lengkap dengan foto produk + nomor kontak yang dihubungi.

Lalu bagaimana membuat website itu? Kita bisa membuat sendiri jika paham bahasa pemrograman website, atau kita bisa menggunakan jasa layanan pembuatan web gratis seperti wordpress, joomla, dll. Kemudian kita install di server hosting kita.

Masih susah? Langkah paling gampang adalah membuat blog gratisan menggunakan wordpress.com atau blogger.com. Keliatan murahan? Kita bisa custom domain sesuai dengan keinginan kita, misal menjadi ikitoko.com, atau alamat-alamat lainnya.

Buatnya tidak susah, kalau sudah mahir satu jam saja sudah siap itu website. Tidak percaya? Silahkan googling, atau diartikel berikutnya saya akan membahas cara membuat website toko online.

Lalu, yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah darimana kita dapat barang dagangannya? Simple, kita bisa menjual produk kita sendiri. Tidak ada produk? Ya kita jual aja produk teman, atau yang lainnya. Kita tinggal mengambil keuntungan sewajarnya saja.

  1. Jualan Online di Website Marketplace (Pasar Online)

Kalau yang pertama tadi adalah web toko online, kalau kedua ini adalah web marketplace. Apa sih website marketplace itu?

Seperti namanya marketplace atau jika di indonesiakan menjadi tempat pasar/jual beli. Jadi logikanya begini, jika di website toko online kamu seperti mempunyai warung/toko sendiri di pinggir jalan alias tidak nimbrung di mall atau pasar orang lain.

Kalau marketplace itu ya ibarat pasar/mall, dalam satu marketplace ada buanyak penjualnya tidak Cuma satu. Kalau web toko online itu ya Cuma kita sendiri yang menjual produk di web tersebut.

Salah satu kelebihan marketplace adalah kita tidak perlu mencari pengunjung/pembeli. Karena marketplace biasanya sudah ramai dengan pembeli mencapai puluhan ribu bahkan jutaan pengunjung tiap bulannya.

Kalau kita buat website sendiri ya kita harus ekstra keras untuk mempromosikan website kita, ya sama kalau buat toko sendiri di pinggir jalan nan sepi kita harus ekstra keras untuk promosi toko kita supaya ramai. Kalau dipasar kan sudah ramai, jadi kita tidak perlu promosi dengan tenaga ekstra.

Namanya juga “pasar” tentu saja pedagang lain yang menjual barang sejenis juga buanyak, tentunya kita harus bisa bersaing terutama di segi kualitas dan harga. Orang kalau pergi ke pasar tentunya mencari barang dengan harga paling murah bukan ?

Nah sama, kalau di web toko online kita sendiri hanya kita yang jual barang sehingga tidak ada persaingan didalamnya berbanding terbalik dengan marketplace.

Pembeli dapat mencari barang jenis A, dimana barang jenis A itu yang jual tidak hanya satu orang. Tentu saja pembeli akan memilih dulu barang mana yang kualitasnya sama tapi harganya murah.

Itu repotnya kalau jualan di marketplace, selain itu juga kita tidak bisa langsung menerima pembayaran kalau ada orang yang membeli barang kita. Kenapa?

Karena dalam marketplace itu menerapkan sistem seperti “rekber” atau rekening bersama. Jadi kita menjual barang, trus ada yang mesen. Pembeli transfer uang ke pihak tokopedia, tokopedia memberikan notifikasi bahwa si pembeli membeli barang kamu dan sudah transfer.

Kemudian, kita kirim deh barang ke pembeli. Kalau sudah sampai pembeli akan konfirmasi ke tokopedia bahwa barang sudah diterima, baru deh tokopedia transfer uang ke kamu.

Lalu, bagaimana jika pembeli tidak konfirmasi pembayaran?

Jika hal itu terjadi maka pihak marketplace seperti tokopedia dan bukalapak akan menunggu hingga 30 hari baru bisa di tarik tunai. Itulah salah satu kelemahan di marketplace bagi penjual.

Karena kita tidak bisa menerima uang pada hari itu juga. Tapi, hal ini dilakukan untuk melindungi hak-hak pelanggan dan meminimalisir terjadinya penipuan online.

  1. Jualan Online Lewat Sosial Media

Cara ini tak kalah populer dibanding 2 diatas tadi, sekarang ini orang lebih banyak menghabiskan waktu di sosial media mereka entah di facebook, instagram, atau twitter.

Data diatas saya dapatkan dari website techinasia indonesia bisa dilihat bukan? Ada 79juta orang Indonesia yang join di Facebook! Ingat ini hanya di facebook saja, belum di twitter, instagram, atau sosial media populer lainnya.

Sudah trbayang peta pasar yang dapat dimanfaatkan? Nah, Facebook sendiri telah menyediakan fitur fanspage dimana kita bisa membuat halaman untuk menjual produk kita. Halaman ini bisa dikatakan sebagai “online katalog”. Halaman ini bisa digunakan sebagai pengganti website.

Selain lewat facebook kita juga bisa jualan lewat sosial media lain seperti instgram. Sekarang instagram sudah seperti twitter jaman dulu, dimana buzzer-buzzer bermunculan yang biasa disebut dengan “selebgram”.

Ada banyak selebgram-selebgram bermunculan seperti riarichis, gadis cantik nan imut ini sukses menjadi buzzer populer dengan banyak endorse-endorse produk didalamnya.

Ada mastah yang pernah bilang bahwa “kalau SEO itu barang yang dicari orang, sedangkan Sosial Media itu barang yang dibutuhkan orang”. Artinya kalau lewat SEO itu kita dicari, kalau lewat sosial media itu kita menawarkan.

Jika kamu ingin membangun brand, sosial media adalah tempat paling bagus. Contoh, tau hipwee? Ya situs berbasis komunitas ini sangat booming lewat artikel-artikel menariknya tentang anak-anak muda.

Sekarang yang jadi pertanyaan, apa iya artikel yang disajikan hipwee itu bisa dicari lewat search engine? Jawabannya bisa! Tapi, dengan kata kunci apa? Orang akan sulit mencari kata kunci yang pas untuk setiap artikel di hipwee, tapi artikel yang disajikan hipwee itu dibutuhkan / disukai oleh anak-anak muda.

Karena itulah, hipwee itu booming karena konten viralnya di sosial media. Karena artikelnya unik, menarik, dan anak muda banget maka sangat mudah bagi hipwee untuk menciptakan konten viral. Lalu emang ada untungnya membuat site seperti hipwee?

Eitsss keuntungan hipwee itu tak sedikit, buktinya hipwee akhir tahun 2015 kemarin di akuisisi oleh migme dengan nilai $3 Juta ! Atau sekitar Rp 29,7 miliar seperti dikutip dari techinasia.

Nah hipwee itu sebagai contoh saja bahwa hipwee berhasil “jualan” konten dengan mengoptimalkan sosial media. Hal ini sangat terbuka lebar jika kamu mempunyai barang-barang unik alias DIY (do it yourself!). barang-barang unik itu akan sulit dijual lewat SEO tapi lebih mudah lewat sosial media.

  1. Jualin Barang Orang

    Tanpa Modal, Hasil Melimpah / Dropshipper

Kamu tidak punya barang dagangan? Nah, salah satu solusi terbaik adalah dropshipping. Apa itu dropshipping?

Jadi gini, misal kamu ingin jual parfum, tapi tidak punya parfum. Dan mau stok barang itu tidak ada modal. Karena itulah kamu cari supplier A yang jual parfum dan menerima sistem dropship. Jadi, misal harga jual parfum 100ribu, dan harga jual dropshipper itu 70 ribu, maka kamu untung 70 ribu.

Jadi, kamu tawarkan deh secara online parfum tersebut seharga 100rebu, setelah pembeli transfer 100rebu ke kamu, kamu langsung transfer 70rebu ke supplier A. Untung 70rebu kan? Nah, kemudian supplier A itu ngirim parfum ke konsumen yang membeli tadi atas nama kamu bukan atas nama supplier.

Enak bukan? Kita tidak harus repot-repot stok barang, jika barang dari supplier A habis kita bisa mencari barang yang sama ke supplier B. Jadi kita tidak harus pusing-pusing.

Bagaimana cara mencari supplier tersebut? Nah, kita bisa kok nyari di google dengan keyword “nama barang dropship” atau cari aja di kaskus, tokopedia, bukalapak. Hubungi seller-seller yang terkait kemudian tanya apakah menerima dropship atau tidak?

Untuk markup harga itu terserah kita, misal dari penjual itu 70rebu dan harga pasar 100rebu, kita bisa naikkan dikit menjadi 105rebu. Tapi, jangan jual mahal-mahal. Lebih baik murah tapi repeat ordernya cepat, daripada mahal tapi lama klosingnya…

Sama seperti prinsip dagang orang china, harga murah yang penting laku keras… Nanti kalau dijumlahin juga untung banyak.

  1. Jualan Tutorial/Panduan Digital Online

Kalau dari 4 peluang usaha tadi kita membahas barang “real” artinya barang nyata, sekarang kita akan membahas barang digital bukan abstrak ya…

Salah satu produk digital yang laris manis adalah jualan panduan atau tutorial. Kamu pasti punya keahlian kan? Mengapa tidak membuat tutorial tentang skill yang kamu punya? Enggak usah ribet-ribet cari yang paling simple saja.

Misal nih, kamu hobi mancing. Mengapa tidak membuat buku/video panduan tentang cara memancing? Mulai dari cara memilih pancing, cara memilih umpan pancingan, sampai cara memasang hasil pancingan.

Masih bingung? Misal kamu mahasiswa IT, mengapa tidak membuat video panduan tentang bahasa pemrograman yang kamu kausai? Masak iya 1 aja bahasa pemrograman tidak ada yang kamu kuasai?

Misal kamu jago pemrograman web, kamu bisa membuat panduan dari dasar html, css, lalu kemudian naik ke pembahasan bahasa tingkat lanjut seperti PHP, database mysql, jquery dan ajax.

Masih gak ada ide? Kamu ibu rumah tangga? Jago masak? Mengapa tidak membuat video panduan memasak? Kamu bisa membuat panduan memasak layaknya chef profesional di acara tv-tv nasional yang sering kita tonton.

Sebetulnya ada buanyak sekali ide yang dapat kamu gunakan sebagai bahan tutorial/panduan. Bagaimaina menemukan ide tersebut?

Sama seperti kata jack ma founder dari alibaba, kurang lebih beliau mengatakan bahwa dimana ada orang mengeluh disana ada potensi. Jadi, coba deh cari hal-hal yang banyak dikeluhkan orang lain. Riset, dalami, dan buatlah solusi dalam bentuk panduan/tutorial.

So, jangan males untuk ekplore problem ya! “Turn their problem into your profit”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.